Minggu, 23 Juli 2023

Daftar Pustaka Alfian 2013 Kearifan Lokal

Daftar pustaka merupakan bagian penting dalam penulisan karya ilmiah, termasuk dalam penelitian kearifan lokal. Daftar pustaka berfungsi sebagai sumber referensi atau acuan dalam penulisan, serta sebagai bukti keaslian penelitian. Dalam artikel ini, akan dibahas tentang daftar pustaka Alfian (2013) dalam penelitiannya tentang kearifan lokal.

Alfian (2013) adalah seorang peneliti yang melakukan penelitian tentang kearifan lokal di Indonesia. Penelitiannya berjudul “Kearifan Lokal dalam Kehidupan Masyarakat: Studi Kasus di Desa Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat”. Penelitian ini dilakukan untuk mengungkapkan berbagai bentuk kearifan lokal yang masih bertahan di Desa Pongkor.

Berikut adalah daftar pustaka Alfian (2013) yang menjadi acuan dalam penelitiannya tentang kearifan lokal:

1. Adnan, M. (2009). Kearifan Lokal dan Peranannya dalam Pembangunan Pedesaan. Jurnal Pembangunan Pedesaan, 10(2), 85-92.

2. Ardianto, E. (2007). Kearifan Lokal dalam Masyarakat Sunda: Perspektif Antropologi. Jurnal Antropologi Indonesia, 29(1), 33-40.

3. Kartodirdjo, S. (2009). Pemikiran-pemikiran tentang Kebudayaan dan Kearifan Lokal. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

4. Kusuma, H., & Setiawan, B. (2010). Pemanfaatan Kearifan Lokal dalam Pengelolaan Lingkungan. Jurnal Lingkungan dan Pembangunan, 12(1), 30-37.

5. Nasution, M. (2008). Kearifan Lokal dalam Budaya Melayu. Jurnal Antropologi Indonesia, 30(1), 13-21.

6. Prasetyo, B., & Kurniawan, Y. (2012). Kearifan Lokal dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam. Jurnal Sumber Daya Alam dan Lingkungan, 4(2), 58-68.

7. Suryani, D. (2011). Kearifan Lokal dalam Budaya Jawa: Studi Kasus di Desa Karanganyar, Kabupaten Purworejo. Jurnal Antropologi Indonesia, 33(2), 67-74.

Dalam daftar pustaka Alfian (2013), terdapat 7 sumber referensi yang menjadi acuan dalam penelitiannya tentang kearifan lokal. Sumber referensi tersebut berasal dari berbagai disiplin ilmu, seperti antropologi, pembangunan pedesaan, dan lingkungan hidup.

Dalam penelitiannya, Alfian (2013) menggunakan sumber-sumber referensi tersebut untuk mendukung argumennya tentang kearifan lokal di Desa Pongkor. Dia mengkaji dan mengaitkan berbagai aspek kearifan lokal dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Desa Pongkor.

Penelitian Alfian (2013) memberikan kontribusi penting dalam mengungkapkan kearifan lokal di Indonesia, khusus